4 Cara Membuat Alat Penghemat Listrik Sendiri di Rumah

IKLAN

Cara Membuat Alat Penghemat Listrik Sendiri di Rumah – Listrik memang merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Hampir seluruh barang di rumah harus menggunakan listrik saat memakainya, seperti alat penanak nasi, kompor, kulkas, televisi dan masih banyak lagi. Karena banyaknya barang yang menggunakan listrik, adakalanya penggunaan listrik setiap bulannya sangat boros. Hal ini adalah permasalahan yang pasti terjadi di seluruh masyarakat yang sangat bergantung dengan listrik.

Ketika berbagai cara penghematan listrik sudah dilakukan, seperti mematikan lampu yang tidak dipakai, mematikan TV ketika tidak ditonton, menggunakan lampu hemat energi, dan masih banyak cara yang sudah kamu lakukan untuk menghemat listrik, tetapi listrik masih saja membludak tagihannya.

IKLAN

cara membuat alat penghemat listrik

Jika cara penghematan seperti di atas sudah dilakukan. Kamu juga harus mencoba menggunakan alat untuk menghemat listrik. Cara membuat alat penghemat listrik bisa kamu lakukan dengan mengikuti 4 cara berikut:

Cara Membuat Alat Penghemat Listrik

  • Memasang Alat Penghemat Listrik Sebelum Meteran

Cara pertama yang paling ampuh untuk menghemat listrik adalah memasang sebuah kapasior dan coil sebelum meteran kamu terpasang atau bisa juga dengan memasang trafor sebelum meteran terpasang. Cara ini dilakukan agar gelombang arus listrik yang masuk bisa dalam keadaan kecil sebelum masuk ke meteran listrik.

Cara kedua yang bisa kamu lakukan untuk menghemat listrik adalah mengantisipasi MCB dengan memaksimalkan daya listrik. Sehingga voltase yang masuk ke meteran bisa lebih kecil.

IKLAN

Tetapi mesti di ingat, memasang alat penghemat listrik sebelum meteran baik cara ke satu maupun ke dua masih kontroversial di masyarakat. Ada yang mengatakan cara ini ilegal ada juga yang mengatakan sebaliknya. Agar tidak terjadi masalah dengan pihak PLN, lebih baik kamu konsultasi dulu dengan pekerja PLN sebelum melakukan hal tersebut.

  • Memasang Alat Penghemat Listrik Setelah Meteran

Jika cara yang pertama tadi masih kontroversi, untuk cara yang satu ini kamu boleh-boleh saja melakukannya dan memang sudah dilegalkan oleh PLN. Memasang alat penghemat listrik setelah meteran juga adalah cara membuat alat penghemat listrik yang sederhana yang bisa kamu lakukan untuk penghematan penggunaan listrik sehari-hari. Cara ini bisa kamu lakukan dengan pemasangan kapasitor yang akan menstabilkan tarikan listrik yang sangat mendadak. Tekanan mendadak ini akan membuat voltase tinggi, dan akan membuat pemakaian listrik sangat boros. Maka dari itu, ketika menggunakan kapasitor ini tarikan listrik akan terjadi di kapasitor tidak di meteran. Sehingga listrik akan menjadi lebih hemat.

  • Membuat Rangkaian Listrik Pada Instalasi Rumah

Cara membuat alat penghemat listrik selanjutnya bisa dilakukan dengan trik rangkaian listrik pada instalasi rumah kamu. Rangkaian listrik ini sudah tersedia di toko-toko elektronik, sehingga kamu bisa langsung memasangnya di rumah. Trik ini bisa dibilang cukup ampuh untuk menghemat penggunaan listrik di rumah. Karena rangkaian listrik akan secara langsung mengontrol penggunaan beban listrik di seluruh rumah.

  • Membuat Rangkaian Listrik Pada Stop Kontak

Cara ini bisa kamu lakukan untuk menghemat alat-alat yang memang memakan energi yang sangat tinggi. Seperti laptop, setrika, kulkas, atau alat lainnya yang menyedot listrik yang sangat besar. Caranya adalah dengan merangkai beberapa alat berikut:

  • Gunakanlah box powesuply.
  • Siapkan juga kabel power CPU.
  • Kamu juga membutuhkan lampu kecil sebesar lampu setrika.
  • Gunakan juga sekring.
  • Gunakan juga kapasitor.

Rangkailah alat-alat di atas seperti gambar di bawah ini:

cara membuat alat penghemat listrik

Itulah cara membuat alat penghemat listrik yang bisa kamu lakukan dirumah. Usahakanlah untuk selalu menggunakan energi listrik dengan seefisien mungkin.

IKLAN

Incoming search terms:

  • cara bikin alat penghemat listrik
  • membuat alat penghemat listrik
4 Cara Membuat Alat Penghemat Listrik Sendiri di Rumah | Iis Nurhayati | 4.5